Coretan Putri Matahari #Surat Kaleng untuk Pengantin Baru!

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Semoga pembaca sekalian dalam keadaan dan bahagia selalu. Tentunya kebahagian kalian akan kalah pada hari ini oleh pasangan pengantin ini. Said Habib Assegaf dan Indah Pitria Mira. Selamat Berbahagia!



 Maaf, bukannya tidak ingin merasakan atmosfer kebahagiaan itu langsung di tempat, tapi jarak menghukum kita untuk tidak bisa saling bertatap muka. Maaf untuk itu. Tentunya pada hari ini, hatiku jauh lebih baik dan bersahabat. Ya, seperti yang kau tau sayang, beberapa hari yang lalu sebelum hari sakral itu terjadi, kau kebingungan menghubungiku untuk memberitahu kabar baik itu. Hampir disemua akun kau menyambangi ku. Ya aku tau, bahkan sangat tau! Kebingungan menyusup benakku, tiba-tiba aku tidak bisa untuk berkata-kata.

Entahlah aku tidak mengerti. Marah? Tentu tidak sayang, aku SANGAT BAHAGIA! Jujur ini sangat membahagiakan. Aku ingin kau bahagia dan menjadi istri sholehah. Tapi pada saat itu aku tidak mampu untuk mengucapkannya langsung. Maaf!

 Bagaimana mungkin aku bisa membuka mulut untuk memulai obrolan, bagaimana mungkin otakku bisa untuk berpikir jernih, bagaimana mungkin!! Setelah ini aku akan kehilangan 1 orang yang membuat hidupku RUSUH, merusak buruknya hariku, mengingatkan akan berbagai hal, menyayangiku sepenuh hati dan mencintaiku dengan tulus. Kehilangan itu yang tidak sanggup aku bayangkan! Membiasakan diri untuk berjalan tanpa itu mungkin akan butuh waktu panjang. Dan ini semua membuatku harus berpura-pura bahwa aku baik-baik saja. Ya aku akan baik-baik saja! Percayalah!

 Hari ini, banyak doa terkirim khusus untukmu. Tapi maaf, tidak akan menguntai semua harap disini, cukuplah akan tetap menjadi pembahasan panjang dengan Rabbku. Jika boleh menguntai satu doa, semoga kau bahagia selalu dengan agama yang sudah menjadi satu. Menjadi istri sholehah bukan pilihan, tapi kewajiban agar nantinya kau dapat keistimewaan itu. Memilih syurga dari pintu mana saja. 

Dalam tulisan ini, izinkan aku untuk bagikan sepenggal kata dari salah satu penulis favoritku. Menikah itu bukan lomba lari, yang ada definisi siapa cepat, siapa lelet larinya. Menikah itu juga bukan lomba makan kerupuk, yang menang adalah yang paling cepat ngabisin kerupuk, lantas semua orang berseru hore. Menikah itu adalah misteri Tuhan. Jadi tidak ada istilah terlambat menikah. Pun tidak ada juga istilah pernikahan dini. Selalu yakini, jika Tuhan sudah menentukan, maka akan tiba momen terbaiknya, diwaktu paling pas, tempat paling tepat.

 Sekarang waktunya sudah tiba, dan sudah saatnya kau beranjak sahabatku! Berlarilah menuju keridhoaanNya dengan selalu mengais ridho suamimu! Sudah saatnya kami mundur, melangkah kebelakang beberapa langkah. Hanya menjauh sedikit mungkin, untuk jutaan prioritas yang sudah menunggu di depan sana.

 Tidak banyak yang inginku kusampaikan, mungkin benar pilihanmu pada hari langit bergetar itu. Menceritakan semua kegugupan dan ketakutanmu pada hari itu, padahal hanya dari lengkingan suaramu saja aku sudah tau itu adalah ekspresi kebahagiaan tiada tara. Kau memintaku untuk mengirim doa. Ya. Itu adalah permintaan yang tepat sayang. Karena doa jomblo yang teraniaya itu terkabul *eh haha

 Terakhir, maaf untuk semua dan terimakasih!
Selamat menjadi Nyonya Said Habib Assegaf, sayang!

Comments

Popular posts from this blog

22 Coretan Putri Matahari #22

29's Warrior #4of29