Posts

Showing posts from 2015

Project To February #Ini Tentang Seorang Fadh*l[?]

Image
Memulai project Februari ini, aku teringat tentang suatu hal yang pernah diutarakan junior menyebalkan seantero pendidikan kimia UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Pada suatu siang di bulan Februari, iklim di Pekanbaru masih dalam temperature yang sama seperti sebelumnya. Signal provider menerima transmisi pesan dari seberang sana *maaf bahasanya soktau*. Begini bunyinya:

Sajak Bulan Purnama

Image
Sebutir purnama hiasi langit dengan cahaya peraknya. Sekujur aku berharap kau sedang menikmati langit yang sama, sendiri saja.

Mohon, Lihatlah kami disini!

Image
Memulai paragraph ini dengan berpura-pura aku baik-baik saja tentu akan sia-sia. Aku tidak baik-baik saja. Sungguh! Tidak bisa dipungkiri kerinduan ini sudah mencapai titik ekuivalen. Sebentar lagi nilai Ksp nya akan melebihi nilau Qsp nya. Entahlah mungkin begitu. Rindu ini tak bertujuan. Rindu ini tak bertuan. Engkau terlalu jauh untuk menjadi dekat. Dan terlalu semu untuk menjadi nyata.

Coretan Putri Matahari #Ketika Sketsa Wajahmu Masih Kuragui

Adalah aku yang selalu menatap kosong kanvas sudut kota Adalah aku yang sudah memegang kuas perjalanan hati Adalah aku yang telah membeli cat air beragam warna Adalah aku yang sudah siap melukis sketsa wajahmu Adalah aku. Ya aku

Coretan Putri Matahari #Sebulan [Mengabdi] Menjadi Ibu

"Segini repotnya apa Bu, punya anak?" Tanyaku selesai mandiin bocah-bocah ini. "Haha..". Ibu yang ditanya malah jawab begitu. Aku terdiam dan melanjutkan pemasangan pampers anak kecil yang dari tadi ribut bilang malu kalau hanya pakai handuk doang.

Coretan Putri Matahari #Ketika Rangkaian Huruf Namamu Masih Berserakan

Ketika rangkaian huruf namamu masih berserakan. Aku senantiasa mencari abjad-abjad yang masih tersisa. Mencari abjad itu diantara arakan awan-awan yang mengelam. Menyibak huruf-huruf diantara desau angin yang bertiup. Meski aku tau kau tak akan disana. Aku tetap akan mencarimu.

Coretan Putri Matahari #Jika kau belum temukanku

Jika kau belum temukanku Mungkin matamu tertutup oleh hati-hati lain yang membayangi Jika kau belum temukanku Mungkin hatimu tertutup oleh mata-mata lain yang menghalangi  Jika kau belum temukanku Jangan memintaku untuk bisa menemukanmu

Coretan Putri Matahari #Mawar Putih

Sungguh ada banyak hal di dunia ini yang bisa jadi kita susah payah menggapainya, memaksa ingin memilikinya, ternyata kuncinya dekat sekali: cukup dilepaskan, maka dia datang sendiri. Ada banyak masalah di dunia ini yang bisa jadi kita mati-matian menyelesaikannya, susah sekali jalan keluarnya, ternyata cukup diselesaikan dengan ketulusan, dan jalan keluar atas masalah itu hadir seketika. Itu merupakan sepenggalan kata di novel salah satu novelis favorit saya. Akankah ada hubungannya dengan postingan saya ini? Saya juga tidak yakin. Maafkan!

Coretan Putri Matahari #Surat Kaleng untuk Pengantin Baru!

Bismillahirrohmaanirrohiim.. Semoga pembaca sekalian dalam keadaan dan bahagia selalu. Tentunya kebahagian kalian akan kalah pada hari ini oleh pasangan pengantin ini. Said Habib Assegaf dan Indah Pitria Mira. Selamat Berbahagia!

Coretan Putri Matahari #Misteri Jodoh, Jodoh Misteri!

Hollaa~~ Ndak bosan2 jangan yaa baca ini blog~ Ini ada sedikit cerita mengenai JODOH *nah langsunh semangat itu~~ hehe Press see more ya~~ :)

Coretan Putri Matahari #Curhatdong Iyadong

Hallo Jumat , perkenalkan gue Dini anak tunggal dari enam bersaudara!

Coretan Putri Matahari #Goresan Ali bin Abi Thalib

Bismillah 'alaa kulli haal.. Hanya ingin berbagi hikmah~~

Coretan Putri Matahari #Matahari Tenggelam di Ufuk Cinta

Bismillahirrohmaanirrohiim, kutulis ini dengan cinta, semoga dari setiap niat yang terbesit Allah jadikan peringan langkah menuju JannahNya~~ Kupersembahkan ini dengan tulus kepada mereka yang sedang mempersiapkan diri untuk membersamai yang terTAKDIR!

Coretan Putri Matahari #Terpaksa Review!

Bismillahirrohmaanirrohiim~~ Selamat pagi semuanya, bagiku waktu selalu pagi.. diantara potongan 24 jam. Bagiku pagi adalah waktu paling indah. Karena pagi _____________________ *silakan lanjutkan dg membaca SBR halaman pertama bab satu 😍

Coretan Putri Matahari #WithLove

Sudah lama inginku abadikan ini dalam kisah sepotong eisode kehidupanku. Dari sahabat sejiwa yang menyatu dalam jiwa dan bersahabat karena Alloh. Sahabatku yang terindah, Ririn Syafrina. Ia merangkai kata dengan sangat manis tanpa membuatku diabetes. Andai kalian tau, sangat banyak kebohongan di dalamnya. http://ririnsyafrina94.blogspot.com/2015/04/with-love.html

Coretan Putri Matahari #Jangandibaca

Hari ini banyak yang tidak disangka-sangka. Tuhan begitu rapi menentukan semua jalan hidupku. Dapat kejutan nyanyian dari siswa-siswiku yang sangat aku banggakan XI. IPA 1, mereka membuatku terbang melayang jauh tinggi, ahh begitu indahnya siang itu sampai menuliskan ini aku serasa gila senyum-senyum sendiri haha. Yoga dengan gitarnya, Tri dengan suara coolnya, Wira dengan pura-pura drumnya dan Farras tentu saja dengan suara anehnya. Dan yang lain dengan pasrah mengikuti komando nyanyian yang mengalun sangat indah itu. Sejenak aku termangu, menahan tumpahan bulir bening yang siap mengucur deras, tapi profesionalismeku menuntut ini tidak boleh terjadi. DILARANG MENANGIS DIDEPAN ANAK-ANAK. Haha

Coretan Putri Matahari #Aku juga mencintaimu

Haha tidak mungkin aku melupakannya. Perannya sangat banyak dalam kehidupanku. Sesungguhnya semua ini keterbatasanku. Aku tidak bisa membagi semuanya dengan baik. Ia sangat penting bagiku, sama layaknya matahari. Bagaimana harus kuungkapkan ini. Tidaaaaak, ini bukan atas dasar bersalahku, tapi inilah aku sahabatmu yang sangat banyak kekurangan.

Coretan Putri Matahari #Iklan

Astaghfirulloh hari ini aku kembali melakukan kesalahan besar dalam hidupku. Aku melupakannya. Ya Allah, apa yang sudah kulakukan. Bagian ini terlupa tanpa alarmku berbunyi sedikitpun. Bagian ini.. Bagaimana bisa ini bisa terjadi. Ingiinku menebus kesalahan ini, tapi semua sudah terlanjur, maafkan aku momi. Maafkan aku.

22 Coretan Putri Matahari #epilog dan daftar isi

Image
Alhamdulillah 22 ini sudah terselesaikan. Terimakasih yang setulus-tulusnya untuk semuanya. Tidak hanya untuk inspirasi yang ditularkan, tapi untuk semuanya. Kasih sayang, cinta, keceriaan, pengorbanan, ketulusan, pemahaman, pertolongan, gotong royong, cinta tanah air *eh, jadi pelajaran PPKn SD, haha. Maaf untuk nama-nama yang saya tuliskan disini, maaf sekali. Bukan bermaksud lancang, tapi saya hanya ingin generasi setelah saya, anak cucu atau apapun itu namanya, mengetahui bahwa banyak orang-orang yang sangat berjasa dalam hidup saya sampai saat ini. Jika saya tidak bisa mengembalikan semua yang sudah kalian berikan, semoga mereka mampu membalas apa saja yang sudah kalian ikhlaskan untuk jalan hidup saya. Sayang kalian pokoknya. Udah itu aja.

22 Coretan Putri Matahari #22

LAST!!!! Ini satu-satunya bagian yang orangnya belum saya kenal dengan baik. Mengetahui namanya yang susah untuk dihapal itu sejak 2 bulan yang lalu, tepatnya akhir Desember tahun lalu. Bertemu disalah satu event jurusan kita, berkenalan singkat, bahkan tidak ada perkenalan nama seperti yang kalian bayangkan yang diminta oleh guru bahasa Inggris ketika kita masuk kelas baru. Untuk mengingat namanya saya harus berjuang keras, karena namanya agak susah dihapal, saya rasa Ibu dari anak ini sangat niat sekali memberi namanya beberapa puluh tahun yang silam.

22 Coretan Putri Matahari #21

Okeh, punya teman anak teknik menurut hemat saya   adalah suatu ketakutan besar. Betapa tidak dengan dandanan horor, ketawa lepas, celana jeans dan tidak jarang ada yang merokok “mungkin”, saya rasa ketakutan ini beralasan. Kuliah di fakultas keguruan, jarang sekali saya menemui deskripsi di atas, apalagi menjadi mahasiswa kimia yang hidupnya diabdikan seutuhnya di laboratorium, ya sedikit banyak itu menyebabkan saya agak kurang bisa bergaul degan baik. Haha walaupun tidak jarang, mahasiswa keguruan juga ada yang menduplikasi anak teknik, tapi saya belum pernah jumpa.

22 Coretan Putri Matahari #20

22 Coretan Putri Matahari #19

22 Coretan Putri Matahari #18

Berbicara mengenai inspirasi, dalam tulisan ini mungkin kalian tidak akan terlalu mengerti dengan apa yang disebut dengan satu kata sembilan huruf, INSPIRASI. Saya mengenalinya hanya dalam kurun waktu kurang lebih 5 jam kebersamaan, bahkan itupun tidak kami habiskan bersama. Mengenalinya melalui pertemuan yang sangat singkat, saya rasa tidak ada alasan untuk merajut ukhuwah untuk lebih dekat, ini pikiran bodoh saya pada saat itu. Tidak pernah berbicara secara langsung selain dari perkenalan diri dan selamat tinggal, saya rasa tidak ada keharusan bagi kita untuk mengenali satu sama lain lebih dekat. Entah mengapa pada saat itu saya tidak menyertakan perasaan di dalamnya. Bukannya menutup diri dari ukhuwah yang sangat indah, tapi hanya takut memasuki lingkaran yang sudah lebih dahulu mereka bentuk. Saya takut untuk menjadi bagian dari mereka, menjadi bagian nyata dari mereka. Ketakutan ini beralasan melihat kedekatan mereka yang teramat dekat, dan ini menyebabkan saya tidak mempunyai ...

22 Coretan Putri Matahari #17

Kalau untuk yang satu ini saya rasa tidak perlu pakai prolog, karena sesuai dengan orangnya yang to the point, tidak banyak omong, sekali ngomong kadang nusuknya sampai ke jantung. *jlebb gitu ya.. Saya takut kebanyakan basa-basi, bisa-bisa saya ditimpukin. Hehe. Kalau ada seseorang yang baca awalan tulisan saya ini, pasti langsung tau siapa yang saya maksud dengan deskripsi singkat di atas. Ya Ka Ferdi Syahdani, S.Pd. Alumni Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Bengkulu ini baru wisuda beberapa bulan yang lalu. Saya kira beliau sudah wisuda, karena hampir satu tahun lost contact. Saya kira ada yang sudah saya lewatkan dari kakak yang baik hati ini, ternyata?? Ternyata banyak memang. Haha

22 Coretan Putri Matahari #16

Pada suatu ketika, sebelum raja api menyerang, hiduplah seorang kakek tua. Hidupnya hanya ditemani oleh lima peliharaannya. Setiap hari kakek tua itu harus mencari kayu untuk menghidupi dirinya dan kelima peliharaannya. Hidup seperti ini sudah ia jalani sejak 20 tahun yang lalu, tapi kakek tua itu tidak pernah putus asa dengan hidupnya. Dan yang pasti dia tidak pernah berburuk sangka terhadap Tuhannya. Tapi cerita ini bukan mengenai kakek tua dan peliharaannya, apalagi mengenai naga api yang sudah lama tidak menyerang. Bukan itu sama sekali. Cerita ini akan mengisahkan jalan hidup seseorang dengan pengaruh inspirasi banyak orang. Ini hanya salah satu dari penginspirasi itu. Ini bukan cerita lelucon apalagi dongeng kelas kakap, ini hanya bentuk ucapan terimakasih, atas inspirasi beliau untuk pemikiran, pola pikir dan jalan hidup seseorang. Sebut saja namanya Ka Allan. Mantan Mahasiswa Universitas Bengkulu bernama lengkap Muhamad Allan Serunting ini, awalnya saya agak merasa aneh den...

22 Coretan Putri Matahari #15

Fakta atau mitos dari seorang kakak yang sangat aku banggakan dunia akhirat. 1.        Beliau bernama Cici Safitri

22 Coretan Putri Matahari #14

Pertemuan sesungguhnya. Satu tahun yang lalu. Saya bertemu dengannya dalam keadaan hati yang tidak baik, ketika ia akan kembali ke kotanya, kota yang sangat ia banggakan hingga saat ini. Disana terdapat pantai yang indah, benteng yang megah, bunga yang langkah, eh langka, yang hanya dimiliki satu-satunya tempat di Indonesia, langit yang pecah banget, pecah fase terdispersi dan pendispersi awan-awannya, matahari yang cerah, bulan yang merekah dan Masjid yang Baitul Izzah. Dan ya kota itu, Bengkulu. Kota kesekian yang berawalan B yang terdapat di dunia ini yang ada dalam kertas impian saya, tapi sayangnya kota ini belum sempat tertuliskan. Dan ternyata, Tuhan berkehendak lain. Saya diizinkan untuk mengunjungi “B” city ini dan akhirnya bertemu salah seorang dari orang yang mampu merubah pola pikir saya tentang arti ketulusan, keikhlasan dan kekeluargaan. Tapi pada saat itu, pertemuan ini adalah pertemuan yang mungkin akan saya hindari, mungkin saya nantikan, mungkin dan mungkin lagi...

22 Coretan Putri Matahari #13

22 Coretan Putri Matahari #12

Masih teringat sekitar tiga setengah tahun yang lalu, entah angin apa yang membuat kita bisa saling bertegur sapa, entah apa yang   membuat kita bisa memberikan senyum yang seadanya ini, hari itu sangat indah, bahkan kronologinya masih jelas di depan mata hingga sampai saat ini. Bermodalkan wajah cantiknya, ia menegurku terlebih dahulu. Tidak ada ketulusan yang dibuat-buat pada waktu itu, tidak ada kebaikan yang tidak nyata darinya pada hari itu. Aku sempat membatin pada saat yang sama, pada saat aku meminjam pulpen miliknya, anak cantik ini mengapa tidak sombong, Tuhan. Awal bertemu, ia merelakan antreannya untukku, dengan alasan aku ingin kembali ke Perawang pada hari itu, sukses membuatnya prihatin kepadaku. tapi ujung dari kisah ini tetaplah menggantung tidak berujung. Aku lupa meminta contact yang bisa aku hubungi nanti ketika ada sesuatu yang tidak kupahami. Oke ini gengsi atau apa, yang pasti aku lupa untuk meminta no handphonenya. Sangat kecewa ketika aku menyadari ke...

22 Coretan Putri Matahari #11

Bismillahirrohmaanirrohiim. Part ini adalah yang paling ditunggu agar hati ini lebih kuat untuk menuliskannya, jari ini mampu menari dengan baik di atas keyboard laptopku, mata bisa lebih fokus menatap LCD yang sangat tinggi radiasi ini, dan saat inilah yang tepat untuk menuliskannya. Pada bagian aku sangat berhati-hati, ingin menuliskan namanya dari awal, tapi aku belum sanggup, karena kecerobohanku sering mengakibatkan keberantakan disana sini. Dan pada bagian ini aku tidak akan menunjukkannya. Harap-harap cemas memencet setiap tombol pesegi di hadapanku, ini sangat tidak mudah. Entahlah aku tidak mengerti dengan ini semua.

22 Coretan Putri Matahari #10

22 Coretan Putri Matahari #9

22 Coretan Putri Matahari #8

22 Coretan Putri Matahari #7

22 Coretan Putri Matahari #6

Ini uniku, yang dilahirkan jauh sebelumku. Beliau anak ketiga Ibuku dan Putri pertama yang menghiasi keluarga kami pada waktu itu. Dengan kelahiran uni, aku rasa ibu tidak menginginkan lagi anak perempuan, haha. Sebelum aku lahir hanya dua orang yang memanggilnya dengan sebutan ini, Uni. Tapi setelah aku lahir, aku juga ikutan memanggilnya dengan panggilan itu, bedanya aku tidak pernah bermain kelereng bersama uni dan tidak pernah juga digigit pipinya sampai terluka yang hingga saat ini bekas itu masih ada di pipi abangku, ini terjadi bukan atas kesengajaan, tapi atas dasar kegeraman uniku yang tidak terkendali pada waktu itu. UNI tiga huruf untuk tiga kata U dibaca You, N dibaca aNd, I dibaca AI. Kita sempat terpisahkan jarak dan waktu, dan ini menyebabkan kita tidak mengahabiskan masa kecil bersama, tidak bisa membuat uni bermain denganku layaknya bermain dengan abang-abang sebelumku. Pada saat aku dilahirkan uni sedang menyelesaikan studynya disebuah pondok pesantren terbaik di ...

22 Coretan Putri Matahari #5

Bagian ini akan mengisahkan, jadi pada suatu hari dalam hidupku, aku jatuh cinta yang sejatuh-jatuhnya. Ada seorang laki-laki datang ke rumah dengan gagahnya berjalan mantap ke arah pintu rumahku. Kemudian dengan suara menggetarkan hati pemuda itu mengucapkan salam yang kemudian dijawab oleh penghuni rumah itu. Pada saat yang sama aku malu-malu untuk menatap matanya, mungkin disebabkan ini adalah pertemuan pertama kami. Aku tidak tau persis kami bertemu sebelumnya, tapi perasaanku mengatakan bahwa ada rasa yang berbeda ketika melihat pemuda itu. Dengan pelan-pelan ia berusaha untuk mendekatiku yang duduk dipangkuan bapakku, pada malam itu. Seketika aku langsung mendekap kuat bapakku, dan menghindar dari pemuda itu. Anehnya, pemuda itu hanya tertawa kemudian memberikan coklat yang bertuliskan roka dikulitnya yang berwarna emas. Lalu kemudian dengan secepat kilat ku ambil coklat itu kemudian bersembunyi dibalik punggung bapakku.

22 Coretan Putri Matahari #4

Aku mengenali beliau semenjak dulu. Dulu sekali. Sebelum raja negara api menjadi raja. Haha. Begitulah. Tidak sanggup untuk memperpanjang prolog, akan kulanjutkan ini dengan sisa tenaga yang kupunya. Beliau adalah panutan 7 orang di keluarga besar bahagia kami, beliau adalah yang menjadikan kami mampu berdiri hari ini, beliau adalah yang mampu menghadirkan pelangi ketika badai melanda, beliau adalah penyejuk dikala dahaga melanda, beliau adalah... beliau adalah Bapakku. Ya bapakku, lelaki hebat yang sangat aku sayangi, yang namya akan dihapal oleh seseorang nanti, yang namanya menjadi penghalal aku bagi seseorang nanti. Ya NANTI, Insyaallah.

22 Coretan Putri Matahari #3

22 Coretan Putri Matahari #2

22 Coretan Putri Matahari #1

IKAHIMKIKU

ini mimpi ku kawan !!!

Menang Dari Hujan (Part1)

Terimakasih duaribuempatbelas kamiii

Selamat Ulangtahun, Uda kece kami

Bahagia itu...