RPM-1 [Pizza dan Telur Dadar]
Ibarat pizza dan telur dadar.
Bagaimana lah perbandingan enaknya pizza (dengan topping paprika, ayam, jamur lengkap bersama mayonnaise nya) dengan telur dadar (yang hanya berbumbu garam dan cabe).Jika dilihat sekilas mungkin tak sanggup juga untuk membuat perbandingannya.
Pun dinilai dari segi penampilan, akan jauh tertinggal.
Tapi jika dilihat dari bagaimana itu tercipta maka penilaian manusia memang tidak akan pernah mutlak.
Pizza yang dibeli karena istrinya sangat ingin memakannya. Alhamdulilah ada otlet pizza milik orang Islam baru buka, pergi kesana, kemudian menunggu sendirian karena istrinya sedang sakit, dan pizzanya jadi, bayar, kemudian dibawa pulang. Sampai di rumah ternyata istrinya tidak sengaja tertidur. Lalu datang kepada istrinya, kemudian bergumam lembut sambil menempelkan sesuatu dikeningnya. Tak ayal membuat istrinya terbangun. Kemudian tersenyum; bersama. Lalu menceritakan pizza dan istrinya tersenyum dengan mata berbinar membayangkan betapa enaknya pizza itu jika dimakan sore itu.
Dikesempatan yang sama, sang suami harus memasak karena istrinya sedang tidak sanggup memasak, tapi harus makan nasi; fatwanya.
Berjalan ke dapur, memilih menyiapkan telur, berbumbukan cabe, bawang. Kemudian menggorengnya dan selesai.
Menyiapkan makan malam sederhana itu, entah apa yang ada dipikirannya, yang pasti ia melakukannya dengan CINTA. Seperti tambahan bumbu untuk telur dadar yang berhasil tanpa cela.
Dalam keharuan itu, istrinya merasa syurganya sudah berantakan. Tapi semoga ridhonya tetap menjadi sebab syurga itu tak akan berpindah.
Maka jika begini, mana yang enak, pizza atau telur dadar?
Sudah pasti jawabannya tak perlu deklarasi verbal. Bahkan aku tak butuh secuil pizzapun jika dihadapkan dengan enaknya telur dadar cinta itu.
Maka mungkin begitulah pernikahan.
Enaknya pernikahan itu bukan dibumbu-bumbu yang terlihat dari kebahagiaan orang lain, tapi di tiap-tiap keberkahan yang tersebab olehnya.
Dan ternyata menikah denganmu, lebih enak dari telur dadarnya. (Apalagii pizza... Pizza mah lewaaaat)
Terimakasih untuk semuanya. Bahkan mungkin sakit seberat apapun, jika bersamamu akan terasa ringan. Tapi harapku kita berdua tetap sehat-sehat saja.
I love you, Kapten Manisku! 🌻
[Perkenalkan, ini seri pertama dari Project Random Posting Marriage, yang esok akan disingkat dengan RPM. Nantikan seri selanjutnya di channel dan frekuensi yang sama yaaa]

Hmmm, semoga Rangga pas udah nikah kelak gak bikin tulisan kek gini yha~
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
Delete