[Merdu Untukmu-Jatuh Hati]
| This is about our togetherness!! |
[BacajugamerduUntukmu]
Ada ruang
hatiku yang kau temukan
Sempat aku
lupakan kini kau sentuh
Aku bukan
jatuh cinta namun aku jatuh hati
Kuterpikat
pada tuturmu Aku tersihir jiwamu.
Terkagum
pada pandangmu.
Caramu
melihat dunia.
Kuharap kau
tau bahwa kuterinspirasi hatimu
Hai!
Bagian
ini mungkin part yang agak berat dalam perjalanan penulisan project ini. Iya!
Di dalam
ini akan kuceritakan pada dunia, bahwa aku belajar tidak hanya dari guru-guru
yang berjasa besar dalam hidupku, tidak pula hanya dari dosen-dosen yang
berbaik hati yang mungkin belum percaya bahwa aku sudah harus mengakhiri masa
perkuliahanku bersama mereka. Iya! Aku berusaha belajar dengan apapun yang
terjadi dalam hidupku dan juga dari orang-orang yang kutemui. Semuanya; apapun
yang bisa kuambil dari keluarbiasaan mereka untuk menutupi kebiasaan burukku.
Apa saja!
Apapun dan siapapun pasti tidak hanya akan berlalu dari hidup
kita. Satu atau dua pasti akan memberikan goresan tinta terbaik di relung hati
terdalam. Bahkan semua. Semua apa yang mereka lakukan, yang mereka utarakan,
bahkan mungkin yang belum sempat mereka sampaikan. Apapun itu, aku tidak pernah
membiarkan inspirasi itu berlalu begitu saja. Tidak akan!
Akankah kalian pertanyakan, walaupun anak SMA? Jawabanku dengan
mantap “Iya!”. Mengenal mereka membuatku harus menambahkan referensi kata di kamus
kebaikan. Mengenal mereka memaksaku untuk memaknai ukhuwah*) tidak
hanya sebatas tau. Kami belum mengenal selayaknya kalian mengenal
sahabat-sahabat baik kalian. Tidak juga bisa berkomunikasi seintensif kalian
bersama adik-adik kalian. Tapi itu tidak membuat hubungan kita menjadi tidak
layak satu sama lain. Ada ragam cerita yang selalu bisa kita bagikan ketika
sesekali berjumpa. Ada kisah yang terkadang tidak penting tapi menjadi topic
hangat kita.
Sedikit saja tentang lantunan lagu merdu di atas. Ada memang
ruang kosong yang dulunya belum ada menempati, seketika satu tahun yang lalu
mereka datang menumpangkan diri untuk sebentar melepas lelah. Hingga akhirnya
mereka nyaman bertamu disana. Mungkin! Mungkin nyaman; mungkin juga tidak.
Pastinya ini bukan sebentuk jatuh cinta atau perasaan alay anak-anak zaman
sekarang. Bukan sama sekali. Tapi ini lebih dari itu.
“Jatuh hati”, pada tutur lembut mereka, pada kesopanan mereka
yang tidak dibuat-buat, pada ketulusan mereka, pada kebaikan mereka, pada semua
langkah kebaikan, pada semangat untuk memperjuangkan satu kata bermakna MIMPI.
Mereka mampu menularkan aneka kebaikan dengan sederhana dan tidak lebay.
Sungguh mengagumkan.
Akan kuperkenalkan satu persatu; rasanya tidak afdhol jika
pembahasan ini terlalu general. Mohon maaf akan kubuat menjadi lebih spesifik.
Sungguh ini bukan sebentuk penyanjungan berlebihan, tapi pembelajaran bagi kita
yang sedang berjuang menuju satu kata “baik”. Kurasa tidak terlalu berlebihan
jika kita memang terkadang harus belajar dari hal-hal kecil yang dilakukan oleh
anak-anak kecil; mungkin!
![]() |
| Agak kurang ngerti maksud fotonya ya gen(g)! |
Oke kita mulai dari Ramanda. Namanya segitu aja. Kebetulan
mama papanya tidak berniat untuk menambahkan beberapa suku kata dibelakang nama
permata hati pamungkas mereka. Kalau keluar negeri nanti harus nambah suku kata
dinamanya berarti. Haha Anak bungsu. Iya anak bungsu! The Baper Boy That I ever
seen. Tapi itu menandakan bahwa kita adalah manusia yang memiliki perasaan;
yang membedakan kita dengan makhluk lain ya dek haha. Anak provinsi rumbai ini
adalah adik yang menyenangkan, bahkan sangat menyenangkan. Baik hati, kece parah, gila, dan mampu
memahami apapun dengan baik, tapi tidak dengan kesalahan yang terkadang tidak
sengaja dilakukannya. Kekecewaan terhadap diri sendiri, kadang membuat bocah
ini menyiksa diri sendiri. Mungkin begitulah bentuk penyesalan yang tidak bisa
disembunyikannya. Walaupun dalam beberapa kesempatan siswa kelas XII SMAN Plus
Provinsi Riau ini bisa lebih dewasa melebihi yang bisa kuperkirakan. Luar biasa
dalam umur yang masih belasan ini ia bisa memberikan pesan-pesan kehidupan yang
dulunya pernah kudapatkan, tapi hanya teori. Aplikasi? Nihil! Saat ini sedang
kurangkai teori itu bersama aplikasi yang cocok.
Banyak waktu yang sudah kita habiskan untuk bercerita. Alhamdulillah dengan bantuan media komunikasi kita bisa menjadi lebih dekat. Terkadang menggunakan bahasa yang indah dan menyentuh hati, maka jiwa sastra kita keluar dan mulailah berbalas kata-kata bijak. Haha. Romantis sekali bhak! :D. Dan memang Ramanda paling bisa kalau dalam masalah romantisasi, puitisasi dan syairisasi. Tulisannya sarat akan makna. Sesarat ia memaknai persahabatannya dan posisinya diantara kami. Ia mampu bertindak terstruktur, bersahabat atau dengan yang lebih tua ia mampu menempatkan diri dengan baik. Dan ia memanglah anak yang baik, adik yang istimewa, dan sahabat terkece udah itu aja!
Banyak waktu yang sudah kita habiskan untuk bercerita. Alhamdulillah dengan bantuan media komunikasi kita bisa menjadi lebih dekat. Terkadang menggunakan bahasa yang indah dan menyentuh hati, maka jiwa sastra kita keluar dan mulailah berbalas kata-kata bijak. Haha. Romantis sekali bhak! :D. Dan memang Ramanda paling bisa kalau dalam masalah romantisasi, puitisasi dan syairisasi. Tulisannya sarat akan makna. Sesarat ia memaknai persahabatannya dan posisinya diantara kami. Ia mampu bertindak terstruktur, bersahabat atau dengan yang lebih tua ia mampu menempatkan diri dengan baik. Dan ia memanglah anak yang baik, adik yang istimewa, dan sahabat terkece udah itu aja!
Well, salah satu yang kalimat favorit adalah tentang ini,
“Orang yang paling tahu tentang kelemahanmu adalah musuhmu, tapi orang yang
paling tahu cara menutupinya adalah sahabatmu. Maka beruntunglah engkau yang
memiliki sahabat sejati. Well, walaupun aku tidak mengetahui maksud dari
kalimat diatas secara pasti, setidaknya bisa menjadi referensi kalimat kebaikan.
Iya referensi kalimat kebaikan selama kurang lebih satu tahun ini. Dan itu
membahagiakan. Iya! Menjadi kakak adik tidak harus dari rahim seorang ibu,
tidak harus dari aliran darah atau gen yang sama. Terimakasih untuk apapun itu,
dek. Untuk apa yang sudah diberikan dikhlaskan tanpa mengharap itu kembali.
Semoga Allaah ganti dengan kebaikan tiada terkira. Ragam kisah sudah banyak
yang kita bagikan. Tak bisa kakak bayangkan, jika kita tidak bertemu diujung
gedung O pada bulan Maret membahagiakan itu.
Akan banyak sekali kebaikan yang kakak lewatkan mungkin. Terimakasih.
Terimakasih sudah tamat dari IBS. Terimakasih sudah seperti ini. Tidak akan ada
kata pernah untuk kita. Semua akan kita abadikan dalam rangkaian kenangan hidup
terbaik. Percayalah!
Teruntuk adik kakak yang baik, hidup bukan hanya
sekedar hidup tapi ada tujuan yang harus kita tapaki jalannya. Kegagalan;
kekalahan; kesalahan bukanlah untuk disesali. Ambil, dan buang jauh gagal kalah
dan salah itu dan sesegeranya buang ke tong sampah terbaik dimanapun, setelah
itu beranjaklah dari tong sampah itu, karena itu akan segera dibuang ke tempat
pembuangan terakhir. Begitu juga dengan mimpi dan usaha dek. Gagal? Buang dan
pergi dari sana menuju tempat yang sesungguhnya; kesuksesan. Tetaplah seperti
ini, yang peduli dengan perasaan siapapun. Berhati lembut yang mudah tersentuh.
Terimakasih dek! ITB Tahun ini dek. Jemput!.
![]() |
| Fokus sama yang pegang angka dua ya gen(g)! :D |
Beda Ramanda beda lagi sama
sahabatnya. Tata Bahtera Negara. Dari namanya kelihatan jelas bahwa ia adalah
anak kedua dari 3 bersaudara yang jikalau nanti ingin pergi keluar negeri tidak
susah untuk menambah suku kata namanya. Tidak berhubungan jelas ternyata haha.
Memiliki badan yang tidak terlalu proporsional, tidak mengurangi kemerduan
suaranya. Biasanya akan terdiam beberapa detik hanya untuk mendengar suara khas
itu bernyanyi. Bhak! menyenangkan mungkin mempunyai adik bak mp3 yang bisa
dihidupkan kapan mau. Dari analisa tinggi, maka dapat disimpulkan bahwa bakat
bernyanyi ini diturunkan dari genetic seorang ayah.
Tata lebih tertutup
dibandingkan Ramanda. Tidak banyak bicara, lebih senang mendengarkan ini adalah
ciri khas dari ketua kelas kece ini. Tapi ada satu hal yang selalu berbicara
dari seorang Tata. Matanya! Dari sorot matanya terpancar aura ketulusan yang
tidak bisa disembunyikan. Belum pernah sekalipun menemukan manusia yang
memiliki tatapan setulus ini, walaupun ia dalam keadaan berpura-pura.
Berpura-pura tidak peduli dengan lingkungannya mungkin. Tapi mata tertulus itu
tidak bisa berbohong. Dalam kondisi marahpun mata itu tetap berbinar, ah ini
maksudnya apa? Jadi pada suatu ketika mereka mengikuti ajang perlombaan
bergengsi di sebuah perguruan tinggi negeri. Kronologisnya seperti ini, biar
kalian tidak mengambang membahana membayangkannya. Mereka daftar, trus lomba,
ternyata hari perlombaannya adalah hari keempat dari rangkaian acara tersebut.
Sampai disana tidak ada masalah. Semuanya berjalan dengan lancer. Mereka
latihan di asrama, semua masih berjalan sesuai rencana. Oke baik sampailah pada
hari perlombaan. Mereka datang dan perlombaanpun dimulai. Satu persatu peserta
tampil, tibalah giliran mereka. Oke ini bagian gugupnya. Haha. Mereka tampil
seperti biasa, percaya diri tapi tetap rendah hati, biasa-biasa saja tapi
mantap haha. Dimulai dengan perkenalan masih aman, kemudian masuk ke inti, dan
terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan. Ada kesalahan yang sudah mereka
lakukan. Seketika semua berubah, dunia serasa diputar 180 derajat, bumi serasa
dibalik. Mereka menghancurkan mood mereka sendiri! Padahal itu bukanlah
kesalahan fatal. Maaf gen(g), kalian bingung membacanya, maaf! Setelah selesai
perlombaannya, mereka pulang tanpa permisi dan ucapan selamat tinggal. Oke
bhay! Perkara pelik itu belum selesai. Diseberang sana, di sekolah mereka
terjadi pergolakan batin, pergi penutupan atau tidak. Dimana penutupan adalah
pengumuman semua lomba dan pembagian hadiah dan ini merupakan bagian paling
penting, right? Pertengkaran batin mulai merusak semuanya. Ramanda tidak mau
pergi penutupan, dengan berdalih mau belajar. Ini Tata yang cerita ya dek!
Haha. Tata berusaha memujuk, Elvin mungkin hanya melihat dengan santai, tapi
Ramanda tetap tidak mau pergi dan.. dan ingin menitipkan surat. Haha mengagumkan!
Tata masih lanjut bercerita. “Kakak itu mau kau, bukan surat-surat ni do!”
begitu kira-kira cerita Tata dengan mata yang tidak berubah sinarnya
sedikitpun. Haha cerita ini bisa jadi dua makna, pem-buka-an aib Ramanda atau
salah fokus ke Tata. Bhak!~ :D
Yaa walaupun tak jarang Tata
si anak sholeh ini menjadi pribadi yang menyebalkan, bertanya sesuatu yang
tidak penting mungkin. Apa itu makna kata “bhak”, itukan sangat menyakitkan
karena ketidakpentingannya dek hahah.
Tata, tetaplah menjadi
pribadi yang menyenangkan, yang peka terhadap sekitar, yang tidak pernah
memikirkan apa kebaikan yang sudah orang lain berikan untuk kita, tapi kebaikan
apa yang sudah bisa kita bagi kepada orang lain. Satu kursi di FKIP MTK UPI
didepan mata dek!
![]() |
| Abrar namanya, yang ditengah wooi! haha |
Membicarakan masalah
ini terasa kurang lengkap tanpa personil cantik *eh baik maksudnya. Elvin Abrar
yang menurut kami panggilannya adalah Elvin, tapi ternyata Abrar tapi kalau
panggilannya di rumah hanya Ramanda yang tau haha. Diantara dua temannya, Elvin
memiliki beberapa kelebihan, lebih tinggi, lebih kalem, lebih jarang nge-bully,
lebih rusak matanya. Haha menggunakan kacamata jelasnya. Yang pasti itu bukan
prestasi.
Anak laki-laki
berkelahiran bulan Desember ini adalah pecinta anime. Tidak ada yang bisa
menghalangi rasa cintanya. Buktinya suatu malam yang biru bagi Ramanda dan Tata
makhluk baik ini masih sempat memposting sesuatu mengenai anime yang sangat
tidak berhubungan dengan perasaan hati sahabatnya. Haha ini masalah hobby ya
gengs!
Jadi memang sangat
pas kombinasi Elvin ditambah Ramanda dan Tata secukupnya haha *garam kali*.
Dalam suatu pengisahan kami berandai-andai, jika mereka bertiga ditinggalkan
pesawat maka sudah kami prediksi ekspresi satu-satu. Elvin dengan ekspresi
bingung tapi tetap tersenyum dengan manisnya. Tata dengan ketenangan yang luar
biasa terus bilang “Ya udah, kita beli lagi aja tiketnya, kan masih bisa”, dan
Ramanda dengan sangarnya akan cari pilotnya, “Mana pilotnya sambil menyodorkan
pisau” haha ini hanyalah dunia khayal guys! Tapi tidak bisa dipungkiri memang
mereka bertiga saling melengkapi. Hingga akhirnya mereka tidak ingin dipisahkan
oleh masa perkuliahan. Ada niat suci setelah ini yang semoga terwujud.
Sebagaimana 2 orang sahabatnya, Elvin juga menginginkan kota Bandung sebagai
peristirahatan dari dunia SMA dan menghabiskan masa muda untuk mencari jati
diri sesungguhnya. Elvin, Pendidikan Kimia UPI, InsyaAllaah Allaah takdirkan.
![]() |
| Cari aja yang hidungnya paanjang, itu orangnya! *eh |
Di atas adalah 3 senior terbaik dari junior
tersopan yang pernah ada. Ada Rizky Dodi Hasibuan. Katanya di akta kelahirannya
menggunakan marga itu. Oke baiklah! Dodi panggilan anak SMA berhidung mancung
ini. Itu kayanya keseringan berbohong makanya jadi mancung. Tapi ia bukannlah
pinokio, ia adalah junior yang baik, penuh kesopanan yang luar biasa. Setiap
bertemu, mengatupkan tangan di dada kemudian tersenyum ramah melebihi customer
service di bank ternama. Haha wajah menyenangkan itu bisa merubah mood yang
tidak stabil pada suatu siang. I’d like that smile.
Anak ketiga dari 2 bersaudara ini adalah pribadi
yang menyenangkan, memiliki hati yang mudah tersentuh. Bayangkan saja,
memenangkan perlombaan saja anak ini menangis, buat apa? Haha air mata itu!
Kemudia ia menemui kami hanya untuk memperlihatkan pialanya dan menunggu ucapan
selamat. Oke selamat ya! Dan mari kita berfoto. Dodi lebih menyenangkan kalau
masalah take a picture dibandingkan Tata, Ramanda, apalagi Elvin yang ngaku
tidak suka berfoto itu.
Dodi, sukses ya dek! Terimakasih sudah bertanya di
penutupan CC 2016 lalu, akankah kita berjumpa lagi di CC 2017. Ya kakak juga
mempertanyakan, akankah kita bisa berjumpa lagi; bertegur sapa, tertawa tentang
apa saja. Semoga Allaah berbaik hati. Rajin-rajin belajar, bahagiakan orangtua.
Ah ya, jangan memperkenalkan kami sebagai senior plus Gen 12 lagi, nanti tambah
panjang itu hidung, dek! Haha
![]() |
| Carilah Hafizh dan Zukhri di foto ini :D Yang pasti tidak pakai jilbab! |
Next,
Hafizh dan Zukhri. Gengan Dodi ini 2 pribadi yang seperti mata uang. Hamper
mirip tapi berbeda. Bisa buat undian main bola atau bulu tangkis padahal hahah.
Hafizh dengan tenang menghanyutkannya dan Zukhri dengan diam memperhatikan.
Tetap saja wajah menenangkan itu mampu membius setiap pasang mata. Tidak banyak
yang sudah kita bagikan kisah masing-masing, tapi yang pasti doa kebaikan juga
ada bagi nama kalian. Sukses untuk apapun impian kalian dek, mau jadi Hafizh
mungkin sesuai namanya. *eh
Lanjut
lagi dengan satu "nama" yang sangat kakak suka “Ali”. Nama khalifah ini sering
disandingkan dengan Fatimah dan masa depan. Dan alasan lain karena memang nama
ini bagus, nama yang disematkan kepada pembela Rasul, pengganti Rasul tidur dan
sahabat Rasul. Terang saja nama ini salah satu yang membuat hati bergetar.
Namanya
Ali Akbar, marganya Nasution. Mamanya orang sumbar, papanya orang Riau *semoga
tidak salah. Sekarang berdomisili di Kota Dumai. Kota yang dulu sering
kukunjungi hanya untuk meminta bola golf. Ya begitulah.
Anak
ini tumbuh layaknya bocah lain diluar sana. Ramah, baik hati dan suka tersenyum
sambil beat box adalah ciri khasnya. Bertemu secara sadar pada tahun 2015,
padahal tahun sebelumnya kita juga sudah pernah bertemu, walaupun tidak
menyadarinya. Pertemuan tetaplah akan hilang digantikan pertemuan lain.
Perpisahan tetap akan menyisakan kesedihan akan pertemuan. Mulai gajelas haha
maaf!
Baiklah
sedikit uraikan kelebihan anak ini, selain baik dan selalu tersenyum ramah
adalah rasa keingintahuan yang tinggi. Apapun bisa menjadi pertanyaannya, guys!
Apapun haha. Ali pernah gagal dalam suatu perlombaan tapi itu tak membuatnya
surut. Tidak putus asa dan pantang menyerah mungkin itu adalah motto hidupnya.
Ingat dek, hasil tidak akan khianati proses, jika prosesnya sudah maksimal maka
hasil terbaik akan mengikuti.
Ali,
terimakasih dek untuk semuanya. Tetap menjadi pribadi yang menyenangkan, rendah
hati, rajin belajar bersuara merdu dan bermain gitar dengan baik. Suatu saat
kakak terima kabar Teknik Kimia UI ada satu nama yang kakak kenal; Ali Akbar.
Gengnya cerdas cermat Ali tak akan kakak
lewatkan. Dini. Bernama yang sama membuat kita lebih cepat dekat. Cantik dan
berhati baik, cukup mumpuni untuk membuat kita dekat. Cara bicara yang tidak
seperti anak-anak kebanyakan. Melihatnya berbicara, kita harus menghentikan
diri sejenak, terkesima! Hehe. Pernah memintaku untuk melihatnya berlomba,
menurutku itu akan dilakukan oleh orang yang sudah dekat saja. Dan ia
melakukannya. Tidak pernah terbayangkan kita bisa dekat. Terimakasih sayang. Semoga
sukses, Unand menanti sudah!
![]() |
| Lihat aja muka nyebelin. Itu Dicky namanya :D |
Boleh lanjut lagi? Tapi bagian ini dimulai dengan
cerita kurang enak ya gen(g)! haha. Suatu ketika ada seorang anak manusia
berjalan dengan sombongnya dimuka UIN. Tidak menoleh ke kiri apalagi ke
belakang *susah masalahnya. Menoleh tidak apalagi menegur, tidak mungkin
sungguh tidak mungkin. Kekesalan ini beralasan. Ada anak SMA yang sesongong
ini? Jawabannya ada dan permasalahannya adalah anak SMA Negeri Plus PRovinsi
Riau. Oke lengkap.
Baik, masalah tidak berhenti disitu. Sebenarnya
tidak ingin mengajaknya bertegur sapa, tapi keadaan memaksa untuk kita saling
lemparkan suara terbaik. Mari silakan dibayangkan, ada seorang senior bertanya
kepada junior tentang temannya. Seperti ini kira-kira. “Dek, maaf Rafli mana
ya?” jadi Rafli adalah nama temannya, dan saya mempertanyakan kemana pergi
temannya tersebut. Dan gen(g), kalian tau jawabannya apa? “Ga tau kak” dengan
muka menyebalkan yang polos penuh kebimbangan. Tidak ingin hiraukan ekspresi
konyol itu, kulanjutkan pertanyaan kedua. “Kunci motor tadi yang sama Rafli
dititip kesiapa ya dek?” dan jawabannya adalaaah.. Sama seperti diatas tapi
ditambah muka lebih menjengkelkan. Tuhaan salah apa akuh! Ampuni aim ya Allaah.
Tinggalkan masalah itu, karena akan menyulut luka
ketika dikenang dikemudian hari. Tapi ternyata Allaah memang tidak pernah tidur
dan setiap manusia memiliki sisi baik dan buruk seperti yang diterangkan dalam
surah Asy-Syamsi. Silakanlah dibaca ya. Selang beberapa waktu fakta menjadi
suatu hal yang harus dibantahkan. Sebut saja Dicky Milano. Ia adalah anak yang
sedari tadi kuperbincangkan dengan penuh dendam haha. Bertemu kesekian kali
ternyata mampu merubah segalanya. Perubahan sangat signifikan. Well, kalian
taulah ya, ternyata anak menyebalkan ini ternyata lebih menyenangkan. Humoris.
Pada suatu kejadian kita sedang menghabiskan waktu
bersama, tiba-tiba datang sebuah mobil yang sengaja memperlambat kecepatannya
di dekat area kita berbicara. Disana ada anak SMA dan Mahasiswa bahkan yang
tidak mahasiswa juga ada. Kemudian mobill itu perlahan berhenti dan kaca
bergeser ke bawah. Sesosok kepala keluar, dan bertanya “Dek, kalau lewat sini
bisa keluar ga?” kira-kira bapak itu bertanya itu. Dan kami dengan hampir bersamaan
menjawab, “Bisa, Pak. Tinggal belok kiri”, padahal yang ditanya Cuma Dicky yang
jawab semuanya. Okebaik dia anak baik. Haha. Setelah mendapat jawaban yang
memuaskan tadi mobil tersebut beranjak dan bapak tadi mengucapkan kata
terimakasih, “Terimakasih, Pak”. Seketika ada yang terdiam berkontemplasi
meresapi perkataan bapak tadi, di lain pihak ada yang tertawa besar tak
tertahan dengan dunianya juga. Setelah diam beberapa saat kemudian Dicky angkat
bicara dengan muka penuh penyesalan. Ada kecurigaan dibenakku. Apa yang tidak
beres? Oke kami menunggu anak manis ini berbicara. “Kak, masa iya tadi
pertanyaan bapak itu pakai “adek”, tapi terakhirnya bilang makasih “pak”,
memangnya saya bapak-bapak. Haha ya Allaah ampuni muka bocah tak bersalah ini. Sabar
yo nduk! :D
Dicky, kalau boleh meminta kapan-kapan sesuaikan
muka sama kebiasaan ya dek! Haha. Anaknya jenaka tapi muka menyebalkan kurang
singkron kakak rasa.
![]() |
| Yang mukanya baik, polos, itu Syukri ya,. |
Ada lagi masih anak SMA. Dan masih bersekolah di
tempat yang sama. Anak baik bermuka syurga. Syukri Al-Fahly. Wajahnya begitu
bersahabat dalam setiap kesempatan. Selalu tersenyum ikhlas dan menyenangkan
siapapun yang melihatnya. Hidupnya didedikasikannya untuk mading. Itu pengakuan
sahabatnya, Ali. Well itu menakjubkan. Semangat mendedikasikan diri untuk apapun
yang kalian sukai, dek. Walaupun itu sangat jauh dari ekspektasi orang-orang di
luar sana. Ya walaupun nanti tidak ada jurusan Permadingan di Universitas
nanti, semangat anak baik!
| Iqbal yang Ali sepinggangnya! Haha tidak punya moment bersama Iqbal. Eaak! |
Terakhir ditutup oleh manusia bersuara emas dari
Pekanbaru. Iqbal. Bukan iqbal CJR eaak ya gays! Ini lebih tinggi, lebih baik,
lebih pintar dan lebih nyata haha. Bocah bertinggi hampir menjulang 15 cm
dariku adalah anak yang menyenangkan. Dia lebih asik dari temannya yang lain. Pertama
jumpa aja bisa langsung masuk pembullyannya. Padahal kita belum kenal loh ini. Seenaknya
meminjam handphone kemudian dia foto diri sendiri. Aku menatap kagum. Baru kali
ini ada yang bisa seperti ini. Kemudian dengan kesadaran yang sudah memulih, ia
meminta kembali handphone lalu menghapus foto itu. Hasilnya? Gadgetku menghitam
dan kemudian MATI haha. Pertanda buruk apa ini? *eh haha
Okelah iqbal yang baik dan menyenangkan, yang kalau
berbicara giginya rapat haha terimakasih pernah memanggil kakak dan berlaku
semena-mena. Terimakasih. I’d like your voice, gen(g)! teruslah bernyanyi. Menyanyikan
lagu kebaikan untuk semua orang. Menyanyikan lagu perdamaian untuk dunia. Jangan
lupa belajar untuk UN dan SBM kalian. Semoga hasilnya lebih membanggakan dari
TO ITB lalu.
| Rafly yang tutup muka hahah |
Baiklah kepanjangan nyanyian kali ini. Raisa lelah! Haha. Untuk nama-nama
yang tidak terdeskripsikan, kalian tetap baik. Sangat baik malah. Tio anak gaul
pekanbaru yang manja, Wedew temannya Elvin yang pemalu, dan Rafly junior
terbaik yang pernah ada. Ketika ia diberi kesempatan untuk durhaka kepada
seniornya, dan dia melewatkan kesempatan itu. Alasannya Cuma satu, takut di
asrama haha. Sedikit tentang anak Pak Abdullah ini, digosipkan sama Chita *eh
gagal fokus. Maaf! Anak jenius yang suka tertawa. Tanpa kertas menyelesaikan
soal hitungan. Well itu prestasi, tapi lebih prestasi lagi kesopanannya. Baiklah
semangat ICE UI dek, semoga menjadi yang terbaik. Kekalahan sedikit kemarin
bukan alasan kekalahan selanjutnya. Bangun dan berdirilah! Piala ICE buat kita.
Riau!
Bisa kakak pastikan dek, banyak hal yang tidak akan kakak lupa
tentang kalian. Cerita tentang kalian, tentang muka menyebalkan, tentang
pencari-carian kesalahan oleh senior, tentang sekolah kalian, tentang asrama
kalian, tentang menunggu senior ditangga belakang, tentang sholat berjamaah
kalian, tentang senior mengerikan yang suka lempar-lempar batu, yang sangat
baik ingin menjadikan kalian makhluk-makhluk strong diantara jutaan makhluk
bernama anak SMA, tentang menyenangkannya guru kalian yang ga masuk kelas,
tentang sopir operasional sekolah kalian yang sibuk syuting Fast and Furious
Eight dan The Raid 3, tentang sepatu kalian, tentang junior terbaik yang kalian
miliki, yang tidak berani melawan kakaknya walaupun ini perintah! itu karena
kalian yang ajarkan kebaikan dek, luar biasa!
Semoga kalian berhasil dek. Untuk mimpi-mimpi kalian, harapan
kalian, keinginan kalian. Kejarlah jangan memaksa. Jangan lupa Allaah bersama
kalian dalam doa-doa kedua orang tua kalian dek. Jangan ragu dek, kalian punya
2 doa dari sini; dari jauh. Percayalah tidak akan hilang nama kalian dari sujud malam dalam untaian bait-bait melangit
menuju Tuhan kami.
Maaf untuk semua khilaf. Kesalahan ini terletak ditangan kami. Yang terlanjur menjiwai peran sebagai seorang kakak. Mungkin efek anak bungsu yang menginginkan hadirnya seorang adik di kehidupannya. Dan ketika kalian datang, mungkin sedikit keinginan itu mereda. Mungkin. Ahya, maaf untuk
tulisan ini, kakak hanya ingin mengikatnya agar tidak lepas dari jangkauan. Semoga
hati kita bisa selalu terpaut. Doa Robithoh selalu untuk kita. Seperti kata
Sahabat kalian, kakak kalian, Ramanda “Jikalau tiba saatnya nama kami mulai
menghilang dari sajak-sajak yang kakak tuliskan.. setidaknya jangan hilangkan
kami dalam doa yang kakak panjatkan”. Ya dan kita tidak akan hanya menjadi kata
pernah. Jaga sholat dan perbanyak baca Al-Quran dek. Patuhi orang tua, hormati guru. Sayangi teman bergaullah dengan baik. Istirahat yang cukup makan jangan telat ya! Kakak tunggu kabar bahagia dari kalian dek. Bhay! :D
*)
Ukhuwah; Ikatan Persaudaraan








Well, telah terbukti. Bahwa banyaknya jumlah pertemuan tak berpengaruh terhadap eratnya persaudaraan ^^ . Terima kasih untuk doa'nya. balasan kebaikan pastilah didapat :D .
ReplyDeleteWell, pakai kataan sapaan kek -__- haha
DeleteKualitas pertemuan tdk ditunjukkan dri kuantitas perjumpaan ya dek hahah