22 Coretan Putri Matahari #16
Pada suatu ketika, sebelum raja api menyerang, hiduplah seorang kakek tua. Hidupnya hanya ditemani oleh lima peliharaannya. Setiap hari kakek tua itu harus mencari kayu untuk menghidupi dirinya dan kelima peliharaannya. Hidup seperti ini sudah ia jalani sejak 20 tahun yang lalu, tapi kakek tua itu tidak pernah putus asa dengan hidupnya. Dan yang pasti dia tidak pernah berburuk sangka terhadap Tuhannya.
Tapi cerita ini bukan mengenai kakek tua dan
peliharaannya, apalagi mengenai naga api yang sudah lama tidak menyerang. Bukan
itu sama sekali. Cerita ini akan mengisahkan jalan hidup seseorang dengan
pengaruh inspirasi banyak orang. Ini hanya salah satu dari penginspirasi itu.
Ini bukan cerita lelucon apalagi dongeng kelas kakap, ini hanya bentuk ucapan
terimakasih, atas inspirasi beliau untuk pemikiran, pola pikir dan jalan hidup
seseorang.
Sebut saja namanya Ka Allan. Mantan Mahasiswa
Universitas Bengkulu bernama lengkap Muhamad Allan Serunting ini, awalnya saya
agak merasa aneh dengan nama ini. Ya.. bagaimana tidak, awalan nama dengan
menggunakan nama Muhamad tanpa double ‘em’, malahan yang didouble kan suku kata
tengah nama tersebut, “Allan”. Sedikit aneh dan membingungkan memang. Tapi
itulah nama pemberian orang tua, sebagaimana pepatah mengatakan, nama adalah
doa dan setiap nama pasti memiliki arti.
Dan kita tidak akan berlama-lama hanya untuk
membahas nama yang tidak singkron dengan kaidah bahasa Arab ini, karena kembali
lagi ini adalah pemberian dari orang tua beliau, jadi saya merasa tidak punya
hak untuk mengomentari hal ini, walaupun sudah terlanjur berkomentar.
Mantan mahasiswa yang sudah resmi menyandang
gelar sarjana beberapapa bulan yang lalu ini mengaku dilahirkan di Sumatera
Selatan, kebetulan saya tidak tau tepatnya kota eh desanya apa, dan itu tidak
terlalu masalah untuk cerita ini. Dilahirkan tepat pada tanggal 23 Oktober,
ternyata tidak memberikan efek yang signifikan untuk nama anak ini. Namanya
tetaplah Muhamad yang tidak double em, Allan yang double el, Serunting yang
mungkin sejenis marga kalau analisa saya boleh jujur.
Menurut sumber yang terpercaya, ka Allan ini
memiliki masa kecil yang bahagia, bisa bermain bebas di Sungai Musi tanpa
penghalang, bermain hujan atau apapun bentuk permainan kecil lainnya pada masa
itu, saya rasa ini adalah definisi sempit dari masa kecil indah yang bahagia.
Sempurna untuk seseorang yang tidak bisa keluar rumah pada masa kecilnya,
sempurna untuk seseorang yang tidak pernah diizinkan mandi hujan, dan sempurna
untuk seorang anak yang masa kecilnya hanya diisi dengan belajar belajar dan
belajar, yaa walaupun hanya belajar dua tambah dua empat atau hanya ini ibu
budi, ibu budi pergi sekolah dan bapak budi pergi kepasar, saya rasa itu cukup
menyiksa.
Pernah membaca, bahwa Mantan Mahasiswa Kimia
UNIB ini dibesarkan lalu bersekolah di kampungnya yang ketinggalan dari kecanggihan
teknologi seperti zaman sekarang. Sempat saya berspekulasi ketinggalan yang
dimaksud adalah dari seseuatu yang buruk, tapi beliau mengatakan ketinggalan
dalam arti yang sebenarnya. Tidak mengenyam pendidikan Taman Kanak-kanak,
langsung lompat jadi Mahasiswa, eh bukan, langsung SD, SMP lalu SMA hingga
akhirnya terdampar dengan tidak sengaja di Universitas Bengkulu, *kalau yang
ini hanya spekulasi penulis, semua ini terjadi berkat bantuan, bimbingan,
arahan, cinta dan kasih sayang Ibu, bapak, Ayuk dan Niken yang mampu menjadikan
seorang anak yang bernama seperti yang disebutkan di atas tadi, (tidak perlu
saya tuliskan kembali) menjadi orang
nomor satu pada Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Bengkulu. Menjadi bupati pada saat itu saya rasa banyak pencapaian
yang beliau dapatkan bersama HIMAMIA, terbukti hingga saat ini beliau masih
mencintai HIMAMIA yang sudah membesarkan namanya seantero Pendidikan Kimia
Unbeng.
Menurut hemat saya, beliau telah menjadi “orang”
yang menginspirasi banyak orang, ya.. walaupun makna ‘banyak’ bagi
masing-masing orang itu berbeda, tapi saya yakin dan percaya memang sangat
banyak orang-orang yang terinspirasi dengan sosok baik hati dan murah senyum serta
tidak menyukai kopi ini *ini tidak berdasarkan fakta, jadi bisa terbantahkan
suatu saat nanti.
Adik kandung ayuk Ovy memiliki hati yang
sangat mudah tersentuh, bayangkan saja, hanya dikirimkan video berdurasi sekian
menit saja, saya rasa beliau akan berkaca-kaca, kemudian menangis sekuat-kuatnya
*ini hanya imajinasi saya. Ia memberikan seberkas sinar inspirasi melalui
caranya sendiri kepada banyak orang. Baik itu dari omongannya, dari tingkah
lakunya, bahkan dari matanya, yang katanya selalu 5 watt. Menurut saya,
beberapa manusia di luar sana banyak belajar dari sosok ini, mulai percaya
dengan satu kata yang disebut MIMPI, dan mulai melakukan afirmasi-afirmasi yang
secara tidak langsung memberi energi positif untuk perwujudannya.
Yaa walaupun tidak berperan banyak, sering
mabuk darat, ini tidak serta merta membuat Kakak ini kehilangan kesempatan
untuk menjelajahi planet yang disebut bumi ini. Ternyata Tuhan memberikan jalan
yang lain. Menjelajahi sebagian dari negeri tercinta ini dengan kapal, ini
merupakan jalan yang diperuntukkan Tuhan untuk mereka-mereka yang kurang
beruntung diperjalanan darat. Walaupun katanya mabuk itu tidak haram, tapi
sempat mempertanyakan ini memalukan atau tidak. Jelas ini sangat tidak
memalukan, dan ini sangat alamiah. Seperti yang penah saya selatankan, eh
utarakan, setiap manusia itu memiliki potensi untuk mabuk, tapi manusia yang
mampu memberikan sugesti positif untuk tidak mabuklah yang akan memenangkan
perjudian ini. Dan saya berharap beliau bisa membuktikan teori sugesti ini
suatu saat nanti, atau sampai mabuk itu sendiri menyerah mengikuti beliau,
karena banyaknya perjalanan yang akan ditempuh.
Saya rasa kita jangan terlalu berlarut-larut
dengan pemasalahan ini, karena masalah mabuk ini hanyalah masalah kecil yang
tidak sebanding dengan banyak hal yang sudah beliau lakukan. Kakak dari Niken
ini adalah mantan pengabdi di salah satu daerah sekitar Bengkulu, dimana
program ini mengajarkan anak-anak di desa mengenai ilmu agama, bahasa inggris
dan lain-lain. *informasi ini hanya karangan saya, ingatkan saya kalau saya
salah. Menjadi orang yang peduli dengan pendidikan, terutama untuk anak-anak, menyebabkan
beliau menjadi salah satu alumni Kapal Pemuda Nusantara edisi Sail Komodo
*sangat tidak berhubungan ternyata. Begini saja, kecintaan beliau terhadap
lautlah yang menyebabkan beliau menjadi komodo, eh bukan menjadi salah satu mahasiswa
yang beruntung melalui program kemenpora menjadi alumni KPN. Bayangkan saja,
selama kurang lebih satu bulan hidup di kapal, upacara bendera di kapal,
kemudian berjumpa dengan kawan lama, komodoo.. haha saya rasa sangat
menginspirasi. Dari mana inspirasinya?? Silakan dicari tau jawabannya, kemudian
tuliskan di laporan akhir praktikum. Yaa begitulah, kadang menginspirasi tidak
harus melalui kata-kata yang menyentuh, tapi cukup dengan satu helaan nafas
kemudian tersenyum ramah.
Memiliki banyak teman, bahkan komodo pun bersedia
menjadi temannya, ini dikarenakan beliau merupakan sosok yang kadar kesetiakawanannya sekitar 2000 ppm
atau kalau silakan dikonversikan menjadi satuan lain. Walaupun yang saya tau
sahabat beliau hanya Ka Ferdi yang tidak kalah luar biasanya, dan Uni Ika yang
sudah saya anggap uni sendiri. Tidak usah membahas 2 orang ini, karena takutnya
nanti akan membuat tulisan ini menjadi lebih acak sehingga energi Gibbsnya
meningkat haha. Berteman tidak mengenal usia, terbukti dengan salah satu
anggota gengnya adalah adik tingkat beliau, sekaligus sahabat saya. Kalau fakta
ini saya tidak tau, yang salah gaul siapa. Mungkin pertanyaan ini akan saya
lemparkan ke penonton di rumah. Menghayal laksana di depan TV, Ka Allan, pernah
bercita-cita menjadi artis pemain sinetron dan sutradara misteri ilahi tapi itu
beberapa bulan lalu, sekarang?? apakah masih berniat menjadi artis atau
pengusaha saja.
Saya rasa, menjadi
artis, pengusaha, guru atau apapun itu, beliau akan sangat mudah
mendapatkannya, karena satu hal yang saya pelajari dari seorang yang tidak suka
pedas ini adalah PERCAYA terhadap satu kata yang tediri dari lima huruf yaitu
MIMPI, kemudian ikuti jalan yang sudah digariskan Tuhan dan jangan berburuk
sangka kepadaNya. Walaupun yang saya tuliskan ini sangat sedikit dari apa yang
sudah beliau lakukan demi mimpi-mimpinya, setidaknya dengan itu pula saya
percaya bahwa memang ada orang-orang yang dipilih Tuhan untuk diberuntungkan,
maka saya akan belajar dari orang-orang yang diberuntungkan Tuhan itu.
Terimakasih tulus untuk
semuanya kakak, dan mohon halalkan inspirasi yang luar biasa ini, terimakasih
juga kakak sudah menjadi pembimbing dan penguji proposal kedua, semoga kakak
sukses. Semoga secepatnya menjadi bagian nyata Indonesia Mengajar dan kampus
impian sejuta umat, ITB. Ya ITB.
Comments
Post a Comment