Coretan Putri Matahari #Iklan
Astaghfirulloh hari ini aku kembali melakukan kesalahan
besar dalam hidupku. Aku melupakannya. Ya Allah, apa yang sudah kulakukan. Bagian
ini terlupa tanpa alarmku berbunyi sedikitpun. Bagian ini.. Bagaimana bisa ini
bisa terjadi. Ingiinku menebus kesalahan ini, tapi semua sudah terlanjur,
maafkan aku momi. Maafkan aku.
Tulisan ini kudedikasikan untuk sahabat tersayangku yang
selalu semangat menjalani rutinitas kampus. Tidak putus asa dalam berbagai
keadaan membuatku menjadikannya sebagai cerminan langkah yang harus kujalani
dikampus. Bertindak sebagai alarm yang
mengingatkan semua anggota kelas akan hal apa saja itu dijalaninya dengan
ikhlas. Kirim sms bertubi-tubi hingga delapan kali hanya untuk mengingatkan
masuk dikelas mana. Selalu berisik supaya tidak melupakan KRS kalau ujian, itu
sangat mengagumkan. Ia melakukannya sendiri berbantuan hati yang dianugerahkan
Tuhan kepadanya.
Aku sangat malu dengan apa yang sudah diberikannya
kepadaku. ketulusan. Ya ketulusannya itu loh. Terkadang heran melihatnya yang
super duper polos, tak jarang geram melihatnya bertanya yang tidak sepantasnya
dipertanyakan, bahkan mau nangis rasanya kalau mau menjawab pertanyaan
beruntunnya. Pernah disepelekan beberapa orang tidak masalah baginya, bahkan
dengan tersenyum simpul ia menjawab keraguan mereka. Dan pada saat pembuktian
itu tiba, siapapu akan terkejut termasuk dirinya.
Aku tidak pernah melemahkan kemampuannya, ia wanita yang
sangat berbakat dalam menari, sampai-sampai dalam belajarpun tangannya masih
menari, penghayatan akan peran ini sangat mendarah daging dalam jiwanya. Aku tidak
bisa bayangkan jika aku tidak bertemu dengan gadis bernama Indah Pitria Mira
yang berasal dari Rokan Hulu ini. Aku tidak bisa mencari referensi orang tulus
dan polos seperti dirinya. Apapun akan diberikannya, apapun akan dilakukannya
untuk membantu siapa saja. Dan tidak kuharapkan perubahanmu terhadapku, momiku.
Tetaplah yang meributkan kami akan banyak hal. Rindu dengan sms bertubi-tubi
yang dulu kami sangat kesel menerimanya. Ya Allah.. tetaplah seperti ini. Seperti
Mira yang kami kenal, yang kami sayang, yang kami banggakan. Sangat bangga
berada disampingmu, dan menceritakanmu kepada anak cucu kami nanti. Punya seseorang
yang tidak pernah tau arti ketulusan yang diketahuinya adalah dia akan
memberikan apapun yang ia miliki. Dan memilikimu satu-satunya anugerah Tuhan
yang tidak akan aku lepaskan selamanya. Stand bye me Indah Pitria Mira, aku
mencintaimu dengan cara sederhana dan tidak lebay.
Comments
Post a Comment