22 Coretan Putri Matahari #epilog dan daftar isi



Alhamdulillah 22 ini sudah terselesaikan. Terimakasih yang setulus-tulusnya untuk semuanya. Tidak hanya untuk inspirasi yang ditularkan, tapi untuk semuanya. Kasih sayang, cinta, keceriaan, pengorbanan, ketulusan, pemahaman, pertolongan, gotong royong, cinta tanah air *eh, jadi pelajaran PPKn SD, haha.
Maaf untuk nama-nama yang saya tuliskan disini, maaf sekali. Bukan bermaksud lancang, tapi saya hanya ingin generasi setelah saya, anak cucu atau apapun itu namanya, mengetahui bahwa banyak orang-orang yang sangat berjasa dalam hidup saya sampai saat ini. Jika saya tidak bisa mengembalikan semua yang sudah kalian berikan, semoga mereka mampu membalas apa saja yang sudah kalian ikhlaskan untuk jalan hidup saya. Sayang kalian pokoknya. Udah itu aja.

Mengapa judulnya ada Putri Mataharinya, maaf juga bukan apa-apa, saya sangat menyukai gugusan langit dan semua kesempurnaannya, mulai dari bulan, bintang, matahari, meteor, galaksi dan semua planet yang masih bertahan diorbitnya masing-masing, hingga biji bunga mataharipun saya sangat menyukainya, saya seorang kuaci addict.  Tapi mengapa gambarnya setengah bintang? Ya Karena saya hanya separuh bintang tanpa kalian semua. Nah mengapa harus bintang tidak matahari, saya rasa orang-orang intelek ini mengetahui maknanya.
Daftar Isinya sebagai berikut:
1.      Nabi Muhammad SAW
2.      Ali bin Abi Thalib
3.      Ibu
4.      Bapak
5.      Uda Zamra dan Uda Zulfakhri
6.      Uni Zailendra
7.      Abang Hendra Puta dan Abang Muhammad Surya
8.      Bapak Lazulva
9.      Bapak Hanafi
10.  Citra Dewi Hamami, Khilda Rahmi Zaki, Aisyah Gari
11.  Ririn Syafrina
12.  Restu Desriyanti
13.  Riska Rahmadhani
14.  Medi Ariansyah
15.  Ka Cici Safitri
16.  Ka Muhamad Allan Serunting
17.  Ka Ferdi Syahdani
18.  Uni Siska Purnama ES
19.  Kak Saidan
20.  Ka Ulifata Ni’mah, Siti Zulaiha Nawawi, Defri Andesta
21.  Dipo Swarna
22.  Redyantino Susilo
Sangat terbatas jika aku harus menuliskan dalam 22 point saja, tapi apalah daya, umur baru setahun jagung, darah baru setampuk pinang. Banyak nama yang ingin kujabarkan disini, banyak senyuman indah mereka yang ingin kulukiskan disini, banyak insprirasi yang ingin kuutarakan disini. Tapi maaf, bukannya tidak ingin, hanya saja waktunya belum tepat. Untuk sahabatku yang sangat tulus dan luar biasa. Kesabaranmu mengajarkanku arti bersyukur, Tak. Rozita Sari, sahabat kuliahku yang sangat banyak kontribusinya dalam kehidupan perkuliaahanku. Memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Tidak tau apa yang spesial dari dara Dumai ini, tapi yang pasti bertemu dengannya aku merasakan ketenangan yang tidak dibuat-buat. Banyak hal yang sudah diajarkannya. Arti sabar, syukur dan tulus, semua itu dibungkusnya dengan rapi menghadirkan kesempurnaan. Semoga ia selalu dilindungi dan diridhoi dengan apa yang ingin dilakukannya. Semoga kesuksesannya menjadi kebahagiaan bagi orangtuanya kelak. Terimakasih, Itak. Sahabat KKN ku yang sangat menyayangiku, haha pede banget, Beb Ve, Beb Pin terimakasih kalian sudah mengajarkanku arti hidup berkecukupan pada waktu itu. Sayang banget sama kalian hingga saat ini. Terimakasih untuk semua perhatian kalian yang tanpa henti, yang kesenengan kalau gue sms atau bm, haha norak kalian semua. Gue ga sebaik yang kalian kira beb, tapi lebih dari itu haha. Dan lo bedua harus tau, tidak ada orang yang merindukan gue kaya lo rindu sama gue Beb Ve. Love dah beb, kepaksa gue tulis ini. Sumpah kepaksa.
Dan pagi ini, begitu banyak kejutan yang kudapatkan. Tuhan, jangan perlakukan aku sespesial ini. Kumohon, Jutaan doa terkirim dari segala penjuru bumi, dari orang yang sudah ku kenal 22 tahun yang lalu, 12 tahun yang lalu, 8 tahun yang lalu, 3 tahun yang lalu, 2 tahun yang lalu, 1 tahun yang lalu, beberapa bulan yang lalu, bahkan beberapa hari yang lalu. Begitu banyak, dari sahabat lama yang sudah lama tidak berkomunikasi, dari sahabat jauh yang sangat terasa dekat, dari sahabat dekat yang tidak ada penghalang, dari kawan-kawan seperjuangan UIN, dari kawan-kawan Ikahimki, BEM SI dan semua mereka yang aku kenal dengan baik. Bahkan seorang kakak yang sudah kuanggap orangtua sendiri, yang sangat banyak memberikan motivasi kepadaku pada beberapa kesempatan, yang dipertemukan di keluarga BEM Inspirasi, yang selalu istighfar jika bertemu. Ka Gusti Kacil. Beliau sesepuhku di BEM yang sangat menyenangkan, tidak muluk-muluk, simpel dan tidak ribet. Pagi ini beliau hanya menelpon untuk mengucapkan selamat ulang tahun, dan bercerita sedikit mengenai ketidakyakinannya aku bisa wisuda semester ini, tapi ujung-ujungnya kata semangat skripsi itu keluar juga. Tidak menyangka beliau masih mengingat adik bawel yang tidak bisa diam di sekre ini, and it was amazing. Terimakasih kakak untuk ajaran hidup santai kakak yang sudah banyak membantu. Tidak ada yang perlu khawatir, beliau adalah mahasiswa terbaik yang UIN SUSKA punya, dan kakak terkece yang kami punya. Kak Nisa dan kak Tika kece gue yang setali tiga uang. Bertiga beliau tergabung dalam kementerian dalam universitas yang membahana badai.
 Cieeh lanjut. Harusnya miss menuliskan nama kalian ke-23 murid pertama kami, kelas XI.IPA 1. Dengan keluarbiasaan kalian, miss bisa belajar bagaimana menjadi seorang guru yang baik. Tidak jarang kalian mampu menguatkan kami ketika berdiri dihadapan kalian dalam keadaan ragu. Kalian melakukan itu sayang. Entah kata apa yang bisa kami lukiskan untuk menggambarkan keindahan kalian. Sayang, bahkan kami sempat lupa cara bersyukur, karena telah dihadiahi anak-anak seperti kalian. Kadang kala posisi kita terbalik, kalian menyemangati ketika semangat ini mulai pudar dalam menghadapi hidup di kampus ini. Tidak jarang juga kalian memberikan pencerahan kalian dengan cara kalian sendiri, yang katanya “Miss ga boleh nikah sebelum tamat kuliah dulu, Putri gamau miss nikah sebelum wisuda”. Itu dari si Putri kami yang polos dan lugunya minta ampun. Ada lagi yang setiap bbman hanya bilang “Rinduuu sama miss”, ini princess yang bisanya cuma rindu doang haha. Ada juga yang kepo, miss mau nikah sama siapa, orangnya baik kan? Ga macem-macem kan? Trus ketika dijawab, jangankan sketsa wajahnya, rangkaian huruf namanya saja miss belum tau. Dan anak ini kemudian histeris, jadi miss dijodohkan?? Miss, agnes ga mau miss nikah sama orang yang gabisa bikin miss bahagia, pokoknya dia harus jagain miss. Astaghfirulloh, ini pembicaraan dengan anak SMA. Astaghfirulloh. Hanya mengucapkan satu kalimat itu kemudian aku tertawa. Kepedulian mereka tidak sebanding dengan apa yang aku berikan untuk mereka. Iya sayang, terimakasih. Semoga ALlah selalu menjaga malaikat kecilku ini. Stop membicarakan masalah nikah ini. Ah ya, ada satu lagi yang pada saat hari pahlawan, mengirimkanku sesuatu, dan itu membuatku menangis semalam. Dia bilang kami adalah pahlawannya, guru kimia yang sangat disayanginya, katanya lagi Bapak tanpa kami itu bagaikan tubuh tanpa hidung, gabisa nafas katanya. Kataaanya. Dia juga bilang, “Jangan tinggalkan kami, Miss. Ya Allah, namanya Farras, anak yang dikenal sangat nakal, ga sopan sama guru, sangat terkenal karena keburukan sifatnya, tapi dimata kami tidak ada sifat negatifnya yang bisa terlihat. Danterakhir sindu yang tidak pernah melewatkanku dari apa yang ingin ia lakukan, katanya dia mau jadi dokter, minta doa buat ujian, buat olimpiadenya, kirim rapor juara satunya, cerita ternyata dia juara dua, dikalahin sama teman sejawatnya yang tidak terpisahkan, tapi yang paling diingat dari siswa pintar satu ini pertanyaan “Miss, pernah jatuh cinta??” Astaghfirulloh, ini pertanyaan apahh. Harus bisa menata bahasa dengan baik, karena salah sedikit saja ini akan menjadi bumerang yang siap-siap membunuhku dengan cepat. Gubrak juga semua muridku ceritanya ke arah yang absurd begitu, kode keras kayanya. Terimakasih untuk semua yang sudah kalian ajarkan kepada kami, menjadi guru yang baik. Dan kalian tau, sampai kapanpun rasa ini tetap sama untuk kalian, sama persis seperti pertama kita bertemu.Izinkan miss untuk mengukir pelangi dikala badai melanda kalian.
Hai empat sejoli yang miss sayang baget sama kalian, Eka, Silvi, Ira dan Nur, terimakasih. This is the first cake today, and I love you this much. miss suka kuenya, kadonya, dan yang pasti kaliannya. Muahhh.. Kalian tidak perlu melakukan ini sebenernya. Terimakasih masih menganggap miss istimewa dimata kalian. terimakasih.
Bagian epilog ini sebenarnya hanya untuk closing statement, tapi entah mengapa aku tidak bisa menahan jari ini untuk berhenti menari di atas keyboard laptopku. Membayangkan wajah menyenangkan juniorku yang kece badai, Yoni Romika yang kalau lagi bercerita, kecepatannya bisa mencapai 2000 rpm, bagaikan sentrifuge. Aku tidak tau berapa blondo, minyak, dan air yang dihasilkan nantinya. Hehe. Dekat dengannya, aku merasakan benar-benar memiliki adik yang sesungguhnya (pemborosan kata, ya). Semua yang dirasakannya akan diutarakannya dengan baik, bercerita dengan seenak hatinya, panjang lebar tanpa ada yang bisa memencet tombol “pause”. Diujung dari pembicaraannya, dia biasanya akan bertanya layaknya seorang asisten labor, “kakak ngerti sama yang Omi ceritakan?”, Astaghfirulloh, ya pastinya aku mengerti, mengerti mengapa dia mempertanyakan ini, dengan cara bicara cepat tidak ada koma apalagi titik, pertanyaan ini sedikit membantu. Tapi begitulah adanya, ia mahasiswi cantik yang melakukan semuanya dengan ketulusannya. Menganggap semua orang temannya, termasuk Pak Pang. Ah ya, Pak Pang ini adalah Kajur kami yang sangat disegani oleh mahasiswa pendidikan kimia dimanapun berada, tapi dia dengan enaknya bercerita “Jadi gini loh pak, Omi itu udah menghubungi...” tapi dia lucu. Coba saja bicara lama sama anak ini, perut juga bisa sakit dibuatnya, yaa minimal karena mikir apa maksud dari pembicaraannya dari awal hingga akhir. *Perut kok mikir haha.
Tidak jauh berbeda dengan juniorku yang satu lagi, Praslita Disha Dewi. Pamggilan sayangnya De Lita. Tidak jauh beda semesternya, tidak jauh beda kelasnya, satunya kelas B, satunya kelas F, satunya bidang Intelektual satunya sekretaris umum HMJ. Tapi mereka punya satu kesamaan, yaitu menceritakan semuanya dengan cepat, tapi bedanya si cantik yang punya kembaran ini orangnya sangat detail, mungkin bisa lebih detail dari AAS, NMR, bahkan SEM pun lewat dibuatnya. Begitu detailnya, terkadang aku tidak pernah memikirkan sampai disana. Praktikanku satu tahun yang lalu, dia tidak ubahnya seorang adik yang sangat manja dengan kakaknya. Ya ia sangat manja, dan aku sangat senang dengan kemanjaan itu. Ia berusaha menjalankan tugasnya dengan baik, walaupun terkadang banyak ceritanya yang membuatku harus menguatkannya lebih kuat lagi. Dan satu pelajaran berharga dari Mahasiswi semester tiga yang sekarang hampir empat ini adalah kerja keras. Ia seorang pemikir dan pekerja keras. That’s so amazing, girl.
Sepertinya ini hanya bercerita junior, tidak lengkap jika tidak ada junior terkece kami seKimia UIN SUSKA. Nanda Fadriansyah. Orang yang punya sejuta fans dikimia, baik sama adek tingkat dikira dia suka, dan sudah berapa orang gitu ya yang ngaku jadi pacarnya. Astaghfirulloh. Orangnya biasa aja, sempat heran juga kenapa banyak yang tergila-gila sama Wasekjen IKAHIMKI ini. Ganteng? Ga juga. Keren? Lumayan sih tapi ya itulah. Baik? Eleh apalagi, kerjaannya marah-marah aja di HMJ. Entahlah apa pesona dari alumnus SMK 2  yang berdomisili di provinsi Rumbai ini. Haha Provinsi gitu ya. Mungkin bulu matanya yang lentik dan membahana itu yang menyebabkan adik tingkat seKimia mengidolakan mantan ketua pelaksana Chemistry Championship 2014 yang membuat persaudaraan kita semakin erat sampai hari ini. Kebetulan aku tidak begitu dekat dengan salah satu personil “The Fivers” ini, tapi setidaknya banyak yang aku ambil darinya, arti profesionalisme, arti keluarga, arti perjuangan dan arti kebersamaan. Ya, kadang-kadang anak ini galau ga jelas gitu, mungkin karena udah jarang bertemu kami di kampus, atau mungkin ia sudah lelah. Haha.
Astaghfirulloh, ternyata untuk epilog saja sudah sangat panjang. Maaf untuk Awe, Orang Tua, M. Nour, Kak Ade, Bulan sahabat rumahku yang kebaikan kalian tidak bisa kujabarrkan satu persatu. Aslab kece mulai dari Aslab Kimia Dasar satu edisi satu, edisi dua, Aslab Kimia Dasar  dua, Aslab Kimia Fisika, Aslab Kimia Organik semuanya. Abang kece Afrinaldo yang selalu ngebully tidak tentu arah. Adek kece Rinaldi Aslab KD1 yang pasti nanti kami ribuu banget, *setiap dibilang gitu, dia akan nyanyi "semua kata rindumu semakin membuatku tak berdaya" dengan suara seadanya. Sesepuh terbaikku Jurio Susilo, baik-baik di kota orang kak, adik keceku, Mira, Anggiul, dan semua Mahasiswa Kimia UIN SUSKA. Sesepuh tercantikku, Lia Wahyuni, semoga kakak cepat balek ke labor kita. Adik comelku dari palembang, aku sangat mencintaimuuu Zultriana, LDR ini membunuhku. Maaf tulus. Ini paragraf terakhir, percayalah!. Dan hari ini aku tidak mau yang muluk-muluk, tapi cukup AL-Mulk saja. Oke langsung saja, sebelum hari ini berakhir, penuh doa dari semua orang tua ku, sahabatku dekat ataupun jauh, kakak tingkat dekat maupun jauh, adik 1 F pratikan keceku, yang aku sangat mencintai mereka, siswa-siswa ajaib yang luar biasa dalam hidupku "SMA Mutu Pekanbaru",  izinkanku untuk mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya atas apa yang sudah kalian berikan dari dulu sampai sekarang diumur kembarku ini. Tidak banyak yang bisa kulakukan tanpa kalian. Aku sangat mencintai kalian karena Allahku juga sangat menyayangi kalian semua. Terimakasih sudah melayakkan ku dalam ukhuwah ini, dan mohon selipkan namaku di dalam doa-doa ajaib kalian. Terimakasih. Ah ya, bulan bintang disana terimakasih tulus, jaga dirimu baik-baik.
Semoga coretan ini sedikit memberikan manfaat bagi siapapun yang membacanya, setidaknya bagi mereka yang sedang berusaha menjadi orang baik. List kebaikan itu ada beberapa dalam kisah ini, kawan. Belajarlah.

Comments

Popular posts from this blog

22 Coretan Putri Matahari #22

29's Warrior #4of29