22 Coretan Putri Matahari #19
Namun yang pasti satu kalimat aja buat kalian semua.
Kabinet Inspirasi ini adalah tentang kamu, ya tentang kamu. Kamu tidak harus
menjadi saya, menjadi dia, ataupun menjadi mereka. Cukuplah jadi dirimu
sendiri. Kamu punya warnamu, kamu punya caramu. Inspirasikan. Namun jangan lupa
kamu harus ceritakan warnamu kepada yang lain, agar semangat itu menular kepada
semakin banyak orang. Karena saya yakin ada banyak cara kita untuk mengabdi
kepada bangsa ini. Ayo kita buktikan cinta dan pengabdian kita bersama BEM UIN
SUSKA. Selamat istirahat, Saidan hee.
Ini bukan sms pertama dari presidenku. Beberapa sms
sebelumnya yang terkadang aku abaikan, ternyata menjadi cambuk pada hari ini.
Menyesal pernah mengabaikan sms beliau. Dan pada hari itu, aku terpaku di hadapan
layar handphone lamaku yang sudah rusak beberapa bulan yang lalu sekembalinya
dari KKN, pada waktu itu. Terpaku membaca rangkaian kata yang tersusun indah
menyayat-nyayat hati yang pada waktu itu sedang gundah gulana tidak tentu arah.
Pada hari itu adalah pelantikan pengurus BEM UIN SUSKA Riau, dan ini bukan
pelantikan BEM biasa. diwarnai kericuhan dan drama singkat yang menyebabkan
semua penonton tegang, begitupun Pak Rektor sang produser, tercengang melihat
adegan yang tidak sesuai dengan skenario. Akting orang itu luar biasa, dan
sangat membekas pada saat itu dan hingga saat ini. Ketakutan itu tidak hilang
sampai pertunjukan itu berakhir. Apalagi, dengan jantung yang tidak kuat dengan
hal mengagetkan itu, aku sempat hampir pingsan. Haha.
Informasi di atas tidak terlalu berpengaruh. Langsung
saja membahas sosok inspiratif ini. Beliau adalah orang yang memperkenalkanku
dengan kata INSPIRASI. Memperkenalkan lebih dekat, memahamkan lebih detail apa
itu satu kata yang bermakna dalam :INSPIRASI:. Beliau pucuk pimpinan kabinet
Inspirasi yang sangat aku banggakan. Orang yang tidak pernah marah, tapi
tegasnya minta ampun, orang yang tidak pernah kasar, tapi sekali bicara bisa
menyadarkan, orang yang tata bahasanya teramat filosofis tapi mampu memahamkan
semua pengurus. Well, beliau presiden kami, dulu sekarang dan sampai kapanpun.
Beliau orang paling bijaksana yang pernah kukenal. Tidak
menyukai kekerasan ini membuktikan beliau berhati lembut. Semua yang keluar
sebagai suaranya mampu menyihir puluhan pengurus BEM pada saat rapat kabinet.
Padahal yang dibicarakannya biasa saja, tidak ada spesial-spesialnya, tapi
pancaran keimanan dan aura ketaqwaan membuat semuanya menjadi berbeda. Selalu
rendah hati tidak pernah menganggap dirinya lebih baik dari pada kami, membuat
keluarga inspirasi ini bahagia di bawah kepemimpinannya.
Bernama Saidan, udah itu aja. Nama ini sesungguhnya sudah
pernah kudengar semasa SMA, beliau adalah ketua Rohis seSumatera Barat. Waw,
pada waktu itu, inginku meihat wajahnya, jangan curiga dulu, hanya ingin
memastikan bagaimana luarbiasanya pemimpin Rohis Provinsi ini. Tapi itu tidak
menjadi kenyataan karena banyak kendala yang tidak bisa kukendalikan pada waktu
itu. Tapi Allah mengizinkan ku mengambil pelajaran dari makhluknya ini. Aku dipertemukan
dikampus terbaik seAsia Tenggara ini. Pelajaran mengenai kepemimpinan,
kesetiakawanan, ketulusan, kebijakan dan kelembutan. Beliau yang notabenenya
adalah pimpinan kami, tapi tidak pernah memaksakan pendapatnya untuk dituruti,
tidak pernah.
Dengan kesabaran ekstra beliau mengajarkan kami banyak
hal. Terimakasih presiden kami, cepatlah wisuda. Cepatlah menjadi Sarjana
Ekonomi Islam yang baik. Cepatlah membanggakan kedua syurga yang ada di rumah
sana. Doa kami selalu mengiringi semua langkah kebaikan yang kakak lakukan.
Semoga INSPIRASI yang kakak tebarkan selama ini menjadi benih-benih subur yang
hasil panenannya memuaskan petaninya kelak.
Comments
Post a Comment